Sabtu, 11 Januari 2014

Jodoh Pasti Bertemu

Jodoh pasti bertemu. Maaf saya tidak lagi ingin membahas judul lagunya Afgan atau Gan,Gan yang lain. Saya juga tidak begitu pandai membahas mengenai jodoh. Tapi dalam kalimat Jodoh Pasti Bertemu saya jelas orang terdepan yang mengamini. Tidak peduli dia berada di Palembang atau Medan sekalipun. Sejauh apa selisih umur mereka.(4 tahun? 7 tahun? 10 tahun?) Kalau mereka berjodoh, ya berjodohlah. Bukankah selisih umur nabi dan para istrinya begitu jauh? Itulah yang membuat saya harus senantiasa optimis dalam sekenario luhur bernama jodoh

Tuhan memiliki rencana yang luhur untuk mempertemukan mereka berdua. Ya berdua. Orang yang terjodohkan itu. Entah lewat BBM, ketemu di angkot atau secara nggak sengaja tumbrukan di depan lift yang berakhir di pelaminan (maaf saya korban ftv).

Apakah seseorang hadir begitu saya dengan add pin BB dari promote kacangan yang sampe harus pasang foto seseorang di DP? Atau kenalan lantaran SMS nyasar? Saya menganggap itu pun tidak kebetulan. Jika mereka berkenalan, saya rasa itu bagian dari rencana Tuhan. Jangankan soal perkenalan, darah di dalam tubuh ini pun sudah diaturnya sedemikian rupanya.  Apalagi masalah soal cara lewat apa mereka berkenalan. Tugas mereka adalah merawat hubungan yang telah Tuhan atur. Jaga dan rawat sampai ia tumbuh menjadi cinta. Cinta yang dapat membagikan semangat satu sama lain. Semangat untuk terus mencitai Tuhan.

Cintailah Tuhan, dan mintalah kepada Tuhan agar Tuhan mengajari pasanganmu mencitaimu setulus hatinya.

Jadi terkait jodoh pasti bertemu. Mari kita mengamini orang-orang yamg memiliki niatan baik dalam perjumpaan mereka 
SELANJUTNYA >>

Sabtu, 04 Januari 2014

Kamar Hotel yang menyimpan banyak pertanyaan

Tanggal 25 Desember 2013 yang lalu saya ke jogja. Lagi-lagi ini di luar rencana saya sebelumnya. Saya ikut rombongan tetangga yang tempo lalu juga ngadain Jiarah Ke Tasik. DISINI postingnya.

Masih dengan permasalahan yang sama. Peserta ada yang cancel. Demi menutupi anggaran yang sudah terlanjur dikeluarkan panitia untuk booking penginapan dan segala macamnnya, panitia dengan susah payah mengajak orang-orang yang mungkin bisa diajak, termasuk saya.

Ok. Saya tidak akan menceritakan bagaimana perjalanan menuju tempat yang menjadi pusat perhatian para turis asing maupun lokal itu. Tidak juga membeberkan tempat-tempat wisata apa saja yang rupawan disana. Siapapun tahu Jogja, apalagi anak-anak SMA sekarang, dimana tiap tahun setiap sekolah berbondong-bondong menuju kota itu.
 Video ini rasanya sudah cukup menggambarkan tempat apa saja yang saya kunjungi di sana

Terus Anda nulis blog ini?

Saya ingin menceritakan dari sisi yang berbeda. Dari pengalaman pribadi yang tidak begitu pandai diceritakan secara afik, Dari kejadian yang mungkin di luar nalar tapi memang benar terjadi, dan mungkin malah bisa menyebabkan terkesan biasa dan melemahkan kejadian aslinya akibat kurang pandai mengolah kata. Tapi saya tidak peduli. Saya cuma ingin mengabadikan kejadian yang benar-benar saya alami di blog ini. Menceritakan sebisa mungkin, setulus mungkin. Agar kelak anak cucu cicit saya mengetahui suatu kejadian yang saya alami dengan membaca blog ini. Oke saya terlalu lebai.


Jadi begini ceritanya.
Menurut pengakuan tetangga saya yang ikut juga dalam rombongan tour tersebut, kamar hotel yang saya tempati katanya angker. Ya angker. Serem.

Syukurlah, saya mengetahuinya setelah sampai di Jakarta.(Telat merinding)

 Oke lanjut ya!
Rombongan ke Jogja itu adalah rombongan yang teridiri dari para keluarga dan beberapa anaknya.(Emak-emak, bapak-bapak sama bocah-bocah kecil-kecil super berisik ketika mereka terjaga di dalam bus sepanjang perjalanan. Grrr...!!). Ada tiga cewek yang ikut rombongan tour itu, salah satunya adek kelas saya di SMA.

Jalan-jalan tersebut rencana lama buat mereka dan tentu rencana baru buat saya. Jadi tujuh kamar hotel yang di booking panita tersebut tidak bisa menampung saya, bukan karena kurang tapi karena nggak mungkin panitia menempatkan saya dalam satu kamar bareng tiga cewek termasuk adek kelas saya itu, apalagi  bareng sama salah satu keluarga dari rombongan itu. Jelas itu nggak mungkin.


Akhirnnya saya di tempatkan di kamar yang agak beda baik lokasi maupun ukuran kamarnya. Ya kamar itu hanya terdiri satu tempat tidur, sementara kamar lain masing-masing memiliki dua tempat tidur. Letaknya pun agak tersendiri di pojokan yang harus melalui lorong sempit.
Mungkin panitia merasa tidak enak atas ketidaknyamanan tersebut. Akhirnya untuk malam pertama di hotel itu saya ditemani salah satu anak laki-laki panitia untuk tidur bareng di kamar itu. Untung tempat tidurnya cukup buat berdua. Malam pertama di hotel itu nggak ada yang aneh buat saya, selain mimpi basah. *Ups!

Paginya setelah sarapan, saya bersama rombongan pergi ke Pantai Parangtritis dan ketempat wisata lainnya.
Pantai Parangtritis

Nah, malam keduanya nih..
Malam kedua saya nggak mau buru-buru untuk tidur. Saya lebih memilih keluar hotel menikmati suasana malam jogja tanpa rombongan. Sekitar jam sebelas malam baru saya memutuskan untuk kembali ke hotel dan masuk kamar. Saya pikir anak laki-laki panitia itu sudah masuk kamar dan sudah tertidur pulas, ternyata kamar itu masih sepi. Akhrinya saya memutuskan untuk tidur duluan. Mungkin anak itu juga tengah keluar hotel melakukan apa yang saya lakukan tadi.Oke gpp.

Saya tidur tanpa mengunci pintu kamar, karena saya tidak mau diganggu dengan ketukan pintu oleh anak itu ketika dia balik dan saya lagi asyik tidur.

Saya tidur normal seperti biasanya. Kaki di atas, kepala di bawah, plus sambil ngupil. Di pertengahan malam saya terbangun karena saking kegerahannya, kamar serasa panas dan.... kampreeett...!! Saya  tidur sendirian ternyata. Tidur di mana tuh bocah.

Saya melihat jam di handphone waktu sudah menunjukan jam tiga pagi. Dan saya baru ingat. Ya. Malam itu malam Jumat. Seketika itu juga saya mensuges diri untuk menjadi seorang yang positif dan pemberani. Oke gak ada apa-apa bhadick! Hantu itu hanya hayalan manusia. Sebelum selesai membatin, tiba-tiba saya mendengar suara aneh. Ya suara aneh. Saya dengar lagi secara seksama. Ok no problem, itu suara radio. Ya suara radio yang tengah memutar cerita serem dan saya hanya mendengar suara soundtracknya saja semacam kuntilanak ketawa dan anak kecil menangis.

Tapi... wait! Jam tiga pagi???
(Teman-teman yang di jogja tolong konfirmasi ya ada nggak cerita serem kayak di Ardan fm tapi siarannya jam 3 pagi? Saya sih coba berpikir positif aja itu emang suara radio)

Pagi harinya saya bangun agak telat. Subuh mepet. Semua rombongan sudah siap-siap packing buat melanjutkan perjalanan ke Borobudur.  Agendanya dari sana kita langsung ke Jakarta.

Di bus beberapa orang bercerita tentang suara aneh yang terjadi di hotel semalam. Saya hanya mendengarkan tanpa komen. Karena saya tidak begitu akrab sama mereka, sementara adek kelas saya dan tetangga yang saya kenal duduk dibangku depan. Saya lebih memilih memejamkan mata sambil mendengarkan celotehan mereka.

Singkat cerita saya sudah tiba di Jakarta. Sudah nyuci pakaian kotor, sudah pindahin file-file foto dari HP ke laptop, sudah selesai juga goyang oplosan. loh?


Ketika saya mengantar foto-foto yang sudah saya cetak ke tetangga yang juga ikut ke Jogja. Tetangga saya nanya

T    :  Dick kemarin tidur di kamar hotel itu gak ada apa-apa?
S     : Nggak ada Bu. Emang ada apaan?
T     : Soalnya Malik kemarin pindah tidurnya.
S     : Nah itu diah, kemarin Malik pindah kapok Bu, tidur bareng saya?
T     :Katanya ada yang narik kakinya. Makanya pas malam ke dua dia nggak berani lagi    tidur di kamar itu. Dia milih tidur sama Emaknya di kamar utama.
S     : Oh gitu.(saya jadi penasaran)
T    : Pas malam kedua juga waktu lo keluar hotel, ada dua petugas masuk kamar lo. Bawa apa gitu. Sebelumnya dia nanya, bu itu kamar ada yang nempatin? Pas kita bilang ada, dia balik lagi dan  ngambil sesuatu. Salah satu petugas itu bisik pelan ke kita ; kamarnya bau amis bu, makanya harus di semprot.
S      : Serius bu? (Pantes kamar itu bau anyir. Tapi saya lebih memilih nggak cerita karena berpikir positif bau yang ditimbulkan akibat kamar yang jarang dipakai)


Tapi okelah..semua telah berlalu.
Segala yang telah berlalu sudah tidak bisa kita apa-apakan lagi, selain cuma bisa kita syukuri atau kita beri arti..tentu arti yang positif.baiknya..

Tapi jujur saya masih banyak menyimpan pertanyaan tentang kamar hotel itu. Pertanyaan yang tidak mudah terjawab dengan mudah, dan mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui semua itu. Inilah pertanyaan-pesrtanyaan penuh misteri itu:
Berapa sih harga permalam kamar hotel itu? Kamar yang saya tempati free kah? Atau memang free dan merupakan bonus dari manager hotel karena telah menyewa tujuh kamar?  Pernah nggak ya pasangan mesum menyewa kamar yang saya tempati kemarin?  Terus kalau saya ingin menyewa kamar itu bisa nggak melalui internet? dan masih banyak lagi pertanyaan yang belum terjawab dipikiran saya #GagalFokus




Sumber gambar: http://inikeramat.com/
                           http://uniknya.com/2011/12/5-kamar-jenazah-angker-di-dunia/

SELANJUTNYA >>

Sabtu, 21 Desember 2013

Begini (menurut gue) cara melepaskan Masa lalu

Benar kalau ada yang bilang: Nggak ada satu pun diantara kita yang bisa merubah masa lalu kita, yang bisa kita rubah adalah masa depan kita.

Berapa sering kita terjebak masa lalu. Terkenang wajah mantan mele, misalnya. Meratap terpuruk setiap dalam keadaan menyendiri di kamar. Sementara sang mantan tengah asyik menikmati hidup bersama pacar barunya, kita malah sibuk meratap menyesal. Hey sudahlah gak ada gunanya (mudahkan gue ngomong kayak gini. Sebenarnya masalah ini masalah gue. Dan gue coba menempatkan posisi gue menjadi orang lain buat menasehati diri sendiri. Ya dengan cara nulis blog gini. Ok. Jadi  untuk kedepannnya gue gak bermaksud menggurui kalian ya. Ini 99% didedikasi buat diri sendiri. Jelas ya!. Ok?Ok?)

Kita perlu melepaskan masa lalu untuk merangkul masa depan Brader. Kita tidak mungkin mengambil sesuatu yang baru kalau tangan kita masih menggenggam hal yang lama. Bagaimana kita bisa mendapatkan pacar yang baru kalau pikiran, hati, dan energi kita masih fokus sama si mantan. Okelah mungkin pikiran kerdil kita bilang, cuma dia yang bisa bikin gue tersenyum. Cuma dia yang bisa membuat hari-hari gue indah (faktanya hari ini lo sekarang gak indah kan gara-gara dia?). Pokoknya dia gak akan bisa tergantikan deh. Halah itu kan karena lo belum nemu yang lebih baik dari dia aja.

Satu hal yang perlu lo ingat adalah kita akan menarik lebih banyak perasaan yang kita rasakan. Simpelnya gini, kalau lo lagi parno sama sesuatu, misalnya hantu, itu hanya akan menarik kita lebih banyak lagi hal-hal serupa. Lihat putih-putih. Parno. Denger suara kresek-kresek. Parno. Haduh. Opung, Nangboru..sudahlah!

Kalau kita lebih sering merasakan kebencian, sakit hati, terhina. Hey hati-hati itu akan menarik lebih banyak lagi hal serupa ke dalam kehidupan kita. Hindari! Hindari! *mengelus pundak sendiri lalu mengelap pipi pacar orang

Dalam hal apapun kita harus bisa melepaskan masa lalu sehingga kita bisa berjalan ke depan. Kita perlu memaafkan mantan pacar yang mungkin selingkuh, mungkin pernah bersikap kasar, atau dia pernah bikin malu lo karena dia ngupil di depan mas-mas Indomaret. Atau apalah yang membuat lo sakit hati.

Atau sebaliknya, kita harus mampu memaafkan diri kita sendiri atas ketololan kita yang menyebabkan hubungan kita retak dan putus.  Ya emang, Kita tidak perlu mengabaikan tindakan sang mantan atau pernah mempercayai mantan lagi. Tapi kita perlu mengambil pelajaran apapun yang ada, memaafkan, dan meneruskan melangkah


Tapi melepaskan itu kan sulit Mas Brader


Ok. Gue tahu. Tahu banget malah(pernah jadi korban). Tapi yang perlu kalian tahu kalau kita tidak melakukannya, luka-luka masa lalu itu akan menggerogoti kita dan menghalangi kita dalam memfokuskan seluruh perhatian pada kehidupan masa depan yang ingin kita capai.

Alm Nelson Mandela pernah bilang (eh di luar negeri pake gelar alm juga gak sih kalo udah meninggal?): Kebencian itu seperti minum racun dan kemudian berharap hal itu akan membunuh musuh-musuh lo.

Sakit hati apa pun yang kita rasakan, ketahuilah bahwa mungkin semua orang juga  pernah merasakan.

Tapi ketahuilah juga bahwa yang bisa semakin nyakitin kita adalah memendam rasa nggak suka, dendam, dan mengulangi kebencian yang sama berulang kali. Kata memaafkan sebenarnya bermakna melepaskannya untuk diri kita sendiri, bukan untuk orang lain. You know brader?

Terakhir dari tulisan ini adalah gue mau nyeritain kisahnya Simon Weston ( gak tau ini anak RT mana. Lo baca aja bagus kok kisahnya)

Pada tahun 1978, Simon Weston bergabung dengan Guards di Britania Raya, sebagai anggota Falkland fTask Force. Ketika dia lagi berada di atas kapal Sir Galahad, pesawat Argentina membom kapal itu.  Hasilnya mukanya si Simon rusak parah. Ia menderita luka bakar lebih dari 49%. Ia telah menjalani 70 kali operasi, dan hasil masih terus harus dioperasi. Disini sebenarnya Simon punya banyak alasan kuat untuk menghabiskan sisa hidupnya dengan meratap, mengeluh, bahkan menyalahkan Tuhan. Tapi sebaliknya, ia malah ngomong gini:" Jika lo menghabiskan hidup lo dengan penuh penyesalan dan kepahitan, lo ngecewain diri lo sendiri. Ngecewain para ahli bedah, perawat dan semua orang karena lo gak memberikan apa pun sebagai balasannya. Kebencian bisa menggerogoti lo dan itu emosi yang sia-sia.


Dan lo tahu? Alih-alih tenggelam dalam lautan kepahitan, Simon sekarang malah menjadi seorang penulis, motivator, malah telah menjadi rekan pendiri serta wakil presiden Weston Spirit, sebuah organisasi nirlaba.

Kalau Simon bisa. Kita juga pasti bisa. Apalagi masalah pacar. Cetek Men. Muka hacur lebur aja nggak bikin Simon padam dalam menyongsong masa depan,  Apalagi  cuma kehilangan pacar yang malah bisa tergantikan sama yang lebih baik. (Mari kira berdoa buat jomblo merana semoga bisa segera mendapatkan pasangan. Amin)

Kalau mau kepoin tentang Weston Spirit klik aja www.westonspirit.org.uk


Tulisan ini terinspirasi oleh bukunya Jack Canfield yang The Success Principles lho..



SELANJUTNYA >>

Selasa, 17 Desember 2013

Sukses. Gue pipis sambil lari

Hal absurd yg pernah gue alamin.
Yang pertama. Ini baru semalem. Gue lagi pulang menuju rumah. Jalan kaki. Gue jalan tepat di belakang anak muda. Tiba-tiba dia berenti. Dan... dia langsung pipis di depan gue. Eh sinting. Bisa langsung cepet gitu pipisnya tanpa menghayati dulu. Gue baru ngeh kalo di depan gue adalah anak autis. Gue takut banget. Bukan hanya takut dipipisin, gue takut dia ngikut pulang ke rumah gue. Gue punya pengalaman sama anak autis yang gak pernah berhenti ketawa di depan hidung gue. Hasilnya gue gak boleh pulang dan anak itu maunya main sama gue.


Yang kedua. Kejadian ini di Bandung. Gue lagi naik angkot hijau orange jurusan Caringin. Kebetulan gue duduk samping sopir.  Saat angkot itu berhenti menaikan penumpang, ada bapak-bapak pipis di pohon. Ya pipis di pohon gak aneh sih. Tapi masalahnya dia pipis bukan ke arah pohon, tapi membelakangi pohon, dan ke arah angkot, hasilnya sukses seangkot ngeliat semua senjata saktinya.

Yang ketiga 
Kalo yang ini gue sendiri yang pipis. Waktu itu kejadiannya di Sukabumi. Sumpah saat itu lagi kebelet pipis tingkat kabupaten. Di mana toilet-toilet susah dicari.  Cuma ada kiri kanan jurang. Dan lo tau sendiri nahan pipis adalah hal yang paling gak enak banget. Akhirnya disaat tak tertahankan gue minta temen gue berenti nyetir. Biar gak keliatan orang gue pipis di belakang mobil. Kampreeeettt... lagi enak-enaknya pipis temen gue jalanin mobilnya. Disaat yang bersamaan rombongan mobil bak yang isinya warga yang mau jalan2 menikmati indahnya pelabuhan ratu atau ujung genteng atau entahlah melihat ke arah gue dengan kondisi masih pipis. Tidaaaaaakkk....aku kotor mama..

Nb: kalo diantara pembaca blog ini ada yang ngeliat anak muda keren lagi pipis sambil lari-larian di pinggir jurang, itu bukan gue ya. Atau kalo Anda salah seorang dari rombomgan di dalam mobil bak tersebut, dan mengenali anak muda tersebut...mbak, mbak... mas..mas.. Pak, Pak.. Kita gak kenal kan ya?


Oia kalo kalian punya pengalaman atau pengalaman temen yg kebelet pipis share di comment box ya. ..
SELANJUTNYA >>

Senin, 16 Desember 2013

Cinta Diam-Diam

Sumpah nggak enak banget cinta diam-diam itu. Memendam sendiri perasaan, menutup rapat-rapat kasih sayang yang sebenarnya bisa dicurahkan. Kok bisa cinta diam-diam gitu? Sangat bisa terutama bagi orang-orang yg nggak punya keberanian dalam menyatakan rasa cintanya itu. Atau perasaan takut ditolak dan akhirnya orang yang kita cintai itu menjauh setelah dia tahu kalau kita suka padanya. Duh inilah dilema terbesar dalam mempertahankan suatu hubungan. Berapa banyak orang yang sudah dekat dengan kita akhirnya jaga jarak ,bahkan hilang ditelan bumi setelah dia tahu kalau kita suka kepadanya. Rasa sayang yang  tulus kita ungkapkan malah membuatnya menjauh, dan karena pengalaman inilah yang akhirnya kita memilih untuk cinta diam-diam. Menikmati setiap perasaan indah itu dari sisi gelap. Mengagumi tanpa diketahui. Sampai kapan ini terjadi? Sampai kita berani mengambil resiko-resiko ditolak dan dijauhi.

Sudah jadi pacar dan akhirnya putus pun banyak juga yang akhirnya satu sama lain menjauh. Entahlah lebih nyesek mana dijauhi sebelum atau sesudah pacaran. Bisa dikatakan nggak ada salahnya juga kan menyatakan cinta terpendam walau toh akhirnya jadi jauh atau jadi jaga jarak.

Anggap saja jalan pintas konsep pacaran dan putus. Konsep dimana kebanyakan orang menjauh setelah putus.

Guru saya pernah bilang. Kalau kamu suka sama orang ya sudah nyatakan saja. Bukan salah kamu, kamu suka. Dan bukan salah dia juga bikin kamu suka sama dia. Disini yang penting kejujuran diri kamu sendiri dalam mengungkapkan sebuah perasaan. Selama kamu sukanya secara tulus resiko ditolak atau dijauhi mah bisa tercover.

Gini deh..akhirnya saya menarik manfaat dari nasihat guru itu. Kalau kita tidak menyatakan perasaan sayang kita ke orang yang kita suka, apakah kita bisa jadian. Jelas jawabannya. Nggak. Terus kalau kita sudah menyatakan perasaan kita dan akhirnya ditolak, apakah kita bisa jadian. Sama jawabannya juga nggak.
 Terus kalau posisi kita sama saja antara menyatakan dan tidak menyatakan kenapa juga kita takut untuk menyatakan perasaan ini. Tembak aja. Lebih untung menyatakan toh, sebab kalau kita tidak menyatakan kita sudah luput 100 persen. Kalau menyatakan kan ada kemungkinan diterima. Dan kalau diterima betapa indahnya menjalani suatu hubungan dengan orang-orang yang benar kita sayangi.


SELANJUTNYA >>

Senin, 04 November 2013

Tolong bantu biar badan kotak-kotak

Sudah lama nggak ketemu ternyata badan teman gue kotak-kotak kayak coklat batangan.
Sebenarnya gue udah mengetahuinya beberapa bulan sebelumnya, tapi baru via facebooknya aja. Dan sekarang gue ngeliat langsung badan ajaib teman gue itu.Wow! Geblek!
Entah iri entah ngeri ngeliat badannya yang nggak sesuai sama kepala dan mukanya yang tirus. Ya, dulu dia itu nggak jauh beda sama gue, kurus dan menjijikan. Lalat aja ogah nempel. Tapi semenjak pergi ke klinik tongpeng badannya nggak manusiawi bentuknya.
Menurut pengakuannya dia sekarang rajin banget yang namanya fitness dan makan telur tiap hari. Bahkan bisa sampe delapan butir perhari. Dan malahan udah booking telurnya ketika ayam tetangga masih pada pacaran dan masih ngelakuin hal-hal norak kayak foto sambil monyong (Jadi kalo telur di pasaran mulai menyusut, temen gue tuh pelakunya, klitikin aja!) Dalam hati gue terbelesit niat kepengen ngikutin jejaknya; makan telur dan ikutan fitness. Tapi bagi gue masuk tempat gym sama aja kayak menjatuhkan diri ke lobang semut. Karena gue bakal minder dengan badan gue yang sekarang ini. Gue lebih cocok masuk sekolah balet dengan jejingkrakan indah melempar tangan.
Dan untuk telur, gue lebih seneng itu telur dalam kondisi didadar atau direndang deh. Enak gila. Kalo untuk makan mentah atau cuma direbus doang, entar dulu deh. Gue serasa nyedotin ingus dari dalam pantat ayam. Tidaaak!
Ok! niru aktifitas temen gue biar gemuk gak cocok buat gue. Baiklah gue sadar gue orang yang selalu banyak alasan untuk melakukan hal yang emang males gue lakuin, terutama buat olah raga. Tapi jangan salah, baru-baru ini gue coba menerobos kemalesan gue akan olahraga yang tebalnya setebal Tembok Berlin. Ya, gue ikutan jogging santai bareng peserta Jogging Fest MNCTV. Sendiri. Niat banget kan? Karena sendiri, gue cuma bisa foto orang lain tanpa harus bisa foto diri gue sendiri. Padahal betapa kerennya gue dengan keringat bercucuran mirip atlet catur.


Tapi maaf! Dari rute yang jaraknya 8 kilo gue cuma mampu lari 500 meter dan sisanya jalan tersendat-sendat sambil mampir-mampir cari gorengan dan aqua gelas. Ya gue gagal. Nanti gue coba lagi deh dengan mulai bangun tidur langsung kayang dan jumpalitan di kasur. Semoga rencana itu berhasil. Zupeerr sekali kan??!?

Ini beberapa saran temen-temen gue supaya badan gue mirip atlet sumo
1.Banyak Olah raga makanya Mad
2. Jangan banyak begadang dan nonton film korea!
3. Ikutan fitness aja murah kok apalagi kalo kita jadi member!
4. Makanya buruan nikah, biar ada yang ngurusin! (Hey, gue mau gemuk bukan mau ngurusin!)
5. Sering-sering menghadiri kondangan dan acara-acara makan-makan yang sifatnya gratisan!
6. Latihan beban aja kalo mau gemuk mah (Halah..beban hidup gue udah berat ngapain ngangkat beban yang lain
7. Jangan banyak makan mie, gorengan, dan minyak jelanta!
8. Tidur siang selagi ada kesempatan! (Kesempatan gue tidur siang cuma ketika gue di atas motor Man. Bisa gak belajar tidur sambil ngendarain motor?)


Tapi gue percaya ketika saran-saran mereka tidak membuahkan hasil dan usaha keras gue gak sama sekali membuat pergeseran harapan gue; satu hal. Tuhan sayang sama gue. Dia mempunyai rencana yang indah akan tubuh gue yang sekarang ini tengah manis gue nikmatin. Sama halnya betapa sedih gue ketika sepatu pantofel ngajar gue cacat sana sini mengelupas akibat sering kena air hujan tetiba merasa bersyukur tat kala melihat seorang cacat yang tidak memiliki kedua kaki melintas di depan hidung gue.  <<<--------  apa hubungannya????











SELANJUTNYA >>

Rabu, 30 Oktober 2013

JOMBLO KEREN KOK!

Ini sisi lain gue. Yap hari ini gue mau ngomongin cinta. Karena gue tahu cinta tidak akan basi untuk di bahas sepanjang masa oleh kalangan manapun. Dan gue kuat berlama-lama kalo ngomongin hal itu apalagi terkait sama perasaan yang sekarang sedang gue alamin. Apaaa... Lo jatuh cinta? Nggak justru yang lagi gue alamin sebaliknya. Gue lagi patah hati men (Nangis bombai) Tapi bukan suatu alasan untuk nggak atau males buat ngebahasnya.

Gue percaya sama kalian yang sedang jomblo bahwa bukan nggak ada seseorang yang tertarik sama kalian. Ciyus. Enelan. Sejelek apapun kalian, pasti ada nilai baik di mata seseorang yang tepat.Maksudanya Bray? Iya, pada dasar manusia itu diciptakan berpasang-pasangan. Dan ada hubungan aneh antara pria dan wanita bahwa hubungan aneh itulah yang membuat pria dan wanita satu sama lain memiliki ketertarikan. (klo homo?) Coba tengok sama diri lo sendiri (bukan lo! Ini buat yang jomblo) apa iya gak ada seekor betinapun yang suka sama lo? Bukan nggak ada, lo nya aja yang nggak peka. Atau lo peka tapi emang gak ada felling aja sama betina itu. Nah kalo gitukan jangan salahin siapapun kalo jomblo melebel di diri lo.

Tapi oke lah memang gak semudah membalikan telapak kaki gajah untuk mendapatkan pasangan yang sreg di hati, dompet, dan di DP Blackberry, ada kalanya kita merasa sulit untuk peka terhadap yang satu itu. Tapi percayalah Tuhan punya rencana lain dibalik kejombloan akut lo itu. Mungkin lo harus menggunakan rumus 3B dalam mencari sang pujaan hati. Apa itu?
B yang pertama. Berusahalah!
Rasa-rasanya jika menginginkan sesuatu nggak ada pilihan lain yang kita lakukan selain berusaha. Gak ada Cuy tiba-tiba muncul emas batangan 1 kilo di depan kita tanpa kita berusaha mendapatkannya. No action nothing happen. Nah lo bakal jomblo terus tanpa lo mau berusaha keluar dari kejombloan itu. Emang sehebat apa gebetan lo bisa tahu kalo lo suka tanpa usaha. Kalo pun ada seseorang yang mau sama lo tanpa usaha, itu kudu diwaspadai tuh. Lagian mendapatkan dengan usaha maksimal jauh lebih nikmat menjalaninya daripada ongkang-ongkang kaki kaya sinyo mester

B yang kedua. Berdoalah.
Udahlah nggak usah sok jagoan sendiri dengan mengandalkan kekuatan lo. Inget masih ada Yang Kuasa pengatur kita dan alam ini secara rapih. Perpaduan doa dan usaha adalah action sejati dalam meraih apapun yang kita inginkan. Belum ada yang bisa menandingin kekuatan sebuah doa. Doa adalah kekuatan sejati umat beragama. Doa itu bisa mempercepat pencapaian kita. So berdoalah yang khusyuk dari hati, bahwa lo emang kebelet banget keluar dari kejombolan. Dan gue juga berdoa buat lo.
Terus kalo berusaha udah, berdoa udah, eh rupanya tak kunjung datang sang pujaan hati. Tenang masih ada B yang ketiga. Apa itu? Bercerminlah!
Yaiyalah, jangan-jangan target kita yang ketinggian. Coba deh mulai pake prinsip turunkan harga naikan syarat. Maksudnya? Misalnya gak perlu manis yang penting setia. Nah cakep kan tuh. HAHAHA.. (ketawa sedih) Yang nulis ini juga masih jomblo...

INGAT!! JOMBLO ITU MEMANG SENDIRI TAPI DIA NGGAK SENDIRIAN, BANYAK JUGA TUH YANG JOMBLO!!

SELANJUTNYA >>

Selasa, 15 Oktober 2013

LAGI SENANG FOTO

Akhir-akhir ini entah kenapa gue lagi suka banget sama hasil karya sebuah foto. Salut aja sama orang-orang yang sekali jepret hasilnya luar biasa dahsyat. Entah mereka-mereka itu memang manusia berbakat atau manusia yang punya semangat gigih dalam berlatih. Yang pasti mereka punya kamera yang super canggih sebagai pendukung semua itu.

Berikut ini hasil kepoan gue terhadap foto-foto yang menarik di mata gue.(Maaf! Mata gue memang kurang peka terhadap hal-hal keindahan, jadi sorry aja kalau ternyata kalian berpikir: Biasa aja tuh foto-foto yang lo posting Mad!). Entahlah, apa yang menariknya dari foto-foto tersebut, yang pasti gue nggak ngandelin pikiran atau logika dalam memilih foto-foto tersebut, gue cuma ngadelin mata gue yang mungkin kurang banget rasa seninya. Mana yang menarik itu yang gue posting.

 FOTO SATU:

FOTO DUA:

FOTO TIGA:
SELANJUTNYA >>

Senin, 14 Oktober 2013

Hidup itu begitu, bukan begini.

Betapa sering rasa kecewa itu singgah di setiap perjalanan hidup kita. Bisa jadi semua itu akibat minimnya rasa syukur dalam diri kita.
Bukan tidak mungkin hari-hari kita bakal penuh dengan keluhan, penuh rasa tidak menerima, dan sikap menyalahkan baik orang lain, keadaan, cuaca, bahkan jenis kelamin. Tapi untungnya Tuhan menciptakan rasa syukur untuk manusia yang dapat kita gunakan sebagai alat menolak keluhan-keluhan tadi. Tidak mudah memang dalam menggunakan alat ini. Ia tak berwujud sehingga sulit digunakan, sekalipun meniru rasa syukur yang telah dimiliki orang lain, sekalipun orang lain mencotohkannya secara detail untuk kita. Tapi, sekalipun sulit, ia mudah didapatkan, karena letaknya yang begitu dekat dengan kita. Kapanpun kita membutuhkan, ia akan hadir.


SELANJUTNYA >>

Selasa, 10 September 2013

Video Klip 'SMP KAMI' Hasil Begadang Semaleman

Kali ini saya coba posting video klip hasil begadang semaleman suntuk. Maklum insomnia dateng lagi. Lumayan lah dari pada nonton film korea atau India dengan muka lebam karena nangis bombai mending saya coba buat video klip lagu sendiri, ya saya sangat paham suara saya datar habis. Udah banyak orang yang mencaci maki suara emas saya itu. Jadi jika kalian ikut-ikutan mencibir suara saya, saya anggap itu kewajaran. Udah nggak keitung kucing tetangga yang mendadak budek akibat denger suara saya. Tapi sejauh ini walau fals atau sumbang tetap aja kalo suara sendiri itu rasanya enak aja didenger. Ok. Berikut video hasil begadang itu.

 
SELANJUTNYA >>